Amarah Kuli di Lumajang Bunuh Janda gegara Diperas Usai Diajak Bercinta
Tawaran itu diiyakan Safi'i. Saat itu ia mengaku punya uang Rp 50 ribu. Gayung bersambut, Idayati pun setuju dan membuat janjian untuk bertemu di Jembatan Gambiran, Lumajang.
Sekitar 30 menit kemudian, Safi'i lalu pergi ke rumah MNR. Di sana, ia lalu mengajak pelajar SMP itu untuk mengantarkan dengan motornya ke rumah Ali untuk membicarakan garapan pekerjaannya.
Usai dari rumah Ali, Safi'i selanjutnya kembali ke rumah MNR. Ia berpamitan hendak mengajak MNR ke Kota Lumajang. Keduanya pun lantas menuju Jembatan Gambiran.
Saat menemui Idayati, Safi'i lalu merogoh sakunya dan memberi Rp 50 ribu seperti yang dijanjikan. Keduanya lalu berboncengan dengan motor Idayati. Sedangkan MNR membuntutinya dengan motor milik Safi'i di belakang.
Rupanya, Safi'i dan Idayati menuju kebun tebu yang berada di tepi sungai Sentono. Di sana, Safi'i lalu menggelar sarung sebagai alas. Sebelum melakukan hubungan badan, Safi'i menyuruh MNR untuk pergi membeli rokok.
Usai berhubungan badan, Idayati kemudian meminta uang Rp 1 juta kepada Safi'i. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli itu bingung dan mengaku tak punya uang sebesar itu. Namun pengakuan Safi'i itu rupanya membuat marah Idayati.

Komentar
Posting Komentar