Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Tuding Trump Banyak Bohong, Kamala Haris Ngaku Underdog di Pilpres AS

Gambar
  Minggu, 28 Jul 2024 10:58 WIB Jakarta - Wakil Presiden AS Kamala Harris mengakui perjuangan berat untuk mengalahkan Donald Trump pada Pemilu di bulan November.  Namun Harris mengatakan kampanyenya digerakkan oleh rakyat sembari menyebut Trump banyak berbohong mengenai rekam jejaknya. Dilansir AFP, Minggu (28/7/2024), saat Trump berpidato di konferensi bitcoin di Tennessee, Harris berbicara di acara penggalangan dana di Massachusetts dengan tamu selebriti termasuk penyanyi-penulis lagu James Taylor dan pemain cello Yoyo Ma, Berita Terbaru. "Kami adalah underdog dalam perlombaan ini, tetapi ini adalah kampanye yang digerakkan oleh rakyat, " katanya kepada khalayak di acara tersebut, yang menurut kampanyenya akan menghasilkan $1,4 juta. Menurutnya Trump menggunakan beberapa kebohongan dalam melakukan kampanyenya.  Ia menyebut Trump dengan sebutan aneh. "Donald Trump telah menggunakan beberapa kebohongan liar tentang rekam jejak saya. Dan beberapa dari apa yang dia dan cal...

Awan Bergelombang Kembali Terlihat di Kepulauan Tak Berpenghuni, Begini Wujudnya

Gambar
  Senin, 22 Jul 2024 09:30 WIB Jakarta - Penampakan awan bergelombang kembali terlihat di sebuah langit kepulauan tak berpenghuni di Samudera Selatan bernama Crozet.  Awan tersebut menjadi pemandangan unik karena membentuk gelombang bak anak panah yang meluncur. Penampakan awan bergelombang tahun 2023 ini terjadi ketiga kalinya di Kepulauan Crozet, setelah sebelumnya juga pernah terlihat pada 2012 dan April 2014.  Letak kepulauan Crozet sendiri berada di tengah-tengah antara Afrika Selatan dan Antartika. Kepulauan ini tidak berpenghuni, kecuali stasiun penelitian kecil di Pulau Possession tempat para ilmuwan mempelajari lebih dari 5 juta penguin dan satwa laut lainnya di pulau tersebut. Sementara di Pulau Possession, bentuk pola awan disebabkan oleh Puncak Mascarin, suatu gunung dengan tinggi 933 meter. Pada tahun 2014 silam, awan gelombang dilihat melalui Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) pada satelit Terra milik NASA. Udara itu menghantam Kepulauan C...

Jika Menang Pilpres, Trump Minta Umat Kristen Tak Perlu Ikut Pemilu Lagi

Gambar
  Minggu, 28 Jul 2024 15:46 WIB Jakarta - Calon presiden dari Partai Republik Donald Trump berusaha menarik perhatian para pemilih Kristen. Saat berpidato di acara Kristen konservatif, Trump menyampaikan mereka tidak perlu memilih lagi jika berhasil membuatnya terpilih kembali sebagai Presiden AS pada November ini, Berita Terupdate. Dilansir Reuters dan CNN Minggu (28/7/2024), Trump memberi tahu umat Kristen pada hari Jumat, jika mereka memilihnya pada bulan November ini.  Trump menyebut akan memperbaikinya. "Kalian tidak perlu (memilih) lagi. Empat tahun lagi. Tahukah kalian? Semuanya akan diperbaiki, semuanya akan baik-baik saja, kalian tidak perlu memilih lagi, umat Kristenku.  Aku mencintaimu, umat Kristen," kata Trump pada acara tersebut, yang diselenggarakan oleh kelompok konservatif Turning Point Action. "Saya mengasihi Anda orang-orang Kristen. Saya seorang Kristen. Saya mengasihi Anda, keluarlah, Anda harus keluar dan memilih.  Dalam empat tahun, Anda tidak ...

Mengapa Malam Hari Terasa Dingin di Tengah Musim Kemarau?

Gambar
  Rabu, 24 Jul 2024 15:30 WIB Jakarta - Warga Indonesia, khususnya Jawa Barat akhir-akhir ini merasakan suhu yang dingin pada malam hari.  Padahal, saat ini sudah memasuki musim kemarau. Menurut dosen Meteorologi Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr Muhammad Rais Abdillah, S Si M Sc, fenomena tersebut merupakan hal yang wajar. Ia mengatakan, setidaknya ada tiga faktor yang memengaruhinya. Pertama, volume awan yang sedikit saat kemarau.  Kemudian, ada juga faktor angin dan kelembaban udara. Jumlah Awan yang Sedikit Rais menyebut, awan adalah komponen yang sangat berperan dalam menentukan tinggi rendahnya suhu udara. Saat musim kemarau, biasanya awan akan berkurang jumlahnya. "Awan berfungsi sebagai 'selimut' yang memantulkan sinar matahari dan mencegah panasnya mencapai permukaan bumi," katanya dilansir dari laman ITB, Rabu (24/7/2024). Pada siang hari, awan jumlahnya sedikit sehingga sinar matahari yang turun ke bumi lebih banyak.  Tak heran, suhu saat siang hari t...

Mengapa Indonesia Tak Terkena Gelombang Panas? Ini Kuncinya

Gambar
  Senin, 29 Jul 2024 Jakarta - Di pertengahan 2024 ini, sejumlah negara di Asia Tenggara mengalami gelombang panas atau heatwave.  Contohnya di Vietnam dan Filipina. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa Indonesia tak terkena dampak dari gelombang panas tersebut. Sehingga, masyarakat Indonesia tak merasakan panasnya cuaca secara berlebihan,. Berita Terbaru . Mengapa demikian? Pakar biologi dari Departemen Biologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS),  Farid Kamal Muzaki S Si M Si mengungkap hal ini bisa disebabkan oleh kondisi laut di Indonesia . Ia mengatakan laut-laut di tanah air hangat dan dapat menjadi penyangga kenaikan suhu. Laut merupakan komponen alam yang bisa memindahkan suhu panas di ekuator menuju kutub bumi, Berita Terupdate. "Laut memiliki sifat lebih lambat dingin atau panas daripada daratan, sifat ini yang turut mempengaruhi suhu di darat, " beber Farid, dilansir dari laman ITS, Senin (29/7/2024). Indonesia sendiri m...

Senyuman Siskaeee di Sidang Kasus Produksi Film Porno

Gambar
  Senin, 29 Jul 2024 Jakarta - Hari ini Siskaeee menjalani sidang kasus produksi film porno.  Sidang tersebut berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Siskaeee, Fatra Ardinata dan 10 terdakwa lainnya menjalani sidang tersebut. Tidak ada kata-kata yang terlontar dari Siskaeee saat masuk ke dalam ruangan sidang, Berita Terupdate. Siskaeee hanya tersenyum sesaat ingin masuk ke dalam ruang sidang tersebut. Dengan rambut tergerai,  Siskaeee masuk ke dalam ruang sidang mengenakan rompi merah bertuliskan tahanan. Sidang kali ini digelar tertutup dengan agenda saksi. "Jadi kita hari ini pemeriksaan saksi. Saksi dari pemilik PH sekaligus produser dan juga pemilik. Ada juga saksi dari sekretaris PH tersebut, " ungkap Rendy Rumapea selaku kuasa hukum Fatra Ardinata saat ditemui di PN Jakarta Selatan, Senin (29/7/2024). Sebelumnya Siskaeee mengajukan praperadilan tapi majelis hakim sudah menolaknya. "Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Hakim dalam ruang sid...

Pencuri Kembalikan Bantal Kereta Cepat Whoosh, Janji Tak Diulangi

Gambar
Minggu, 28 Jul 2024 18:54 WIB Jakarta - PT KCIC melacak dan menelepon penumpang yang mengambil bantal kereta cepat Whoosh menggunakan data yang dikantongi. Penumpang mengembalikan bantal tersebut dan meminta maaf . "Terakhir karena ada data (penumpang) kami telepon. Kemudian yang bersangkutan datang dan mengembalikan menyampaikan permohonan maafnya ," kata Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunisa saat dihubungi, Minggu (28/7/2024). Eva mengatakan mereka juga membuat perjanjian tidak akan mengulangi perbuatannya. Untuk menimbulkan efek jera,  mereka diminta datang untuk mengembalikan bantal bersama keluarganya. "Serta membuat perjanjian tidak mengulangi, namun untuk efek jera atau sanksi sosial kami minta yang bersangkutan datang bersama keluarga serta kami edukasi terkait aturan dan tata tertib," ucapnya . "Sampai Juli 2024, sudah terjadi enam kejadian hilangnya bantal dari kursi kereta Whoosh. Keseluruhan kasus tersebut dapat ditelusuri melalui 44 CCTV yang ...

Duitnya Rp 252 Triliun, Pendiri Telegram Tak Mempan Godaan Dunia

Gambar
  Minggu , 28 Jul 2024 13:02 WIB Jakarta - Pendiri dan CEO Telegram Pavel Durov, berlimpah hartanya. Forbes mencatat, kekayaannya saat ini adalah USD 15,5 miliar atau lebih dari Rp 252 triliun. Namun pria asal Rusia ini dikenal sederhana, bahkan memakai smartphone yang sangat murah. Durov dikenal tak pernah menggembar-gemborkan gaya hidup mewah.  Jika diperhatikan, penampilannya pun simpel dan hampir selalu mengenakan kaus berwarna gelap. Pada tahun 2017, di ulang tahunnya yang ke-33, Durov membagikan di halaman pribadinya daftar semua hal yang telah ia tinggalkan demi kesehatan dan kesejahteraan fisik, mental, dan spiritualnya, Berita Terupdate. Ia sepertinya sudah tidak tertarik pada godaan dunia.  Hal-hal yang telah ia tinggalkan termasuk alkohol, nikotin, narkoba, kafein, makanan cepat saji, gula, dan televisi. Dalam postingan di akun Telegram resminya belum lama ini, diketahui pula bahwa dia memakai ponsel murah meriah. Durov memamerkan ponselnya yang rusak di mana ...

9 Fakta Kasus Guru Ngaji Gunungkidul Lecehkan Murid yang Sempat Nyaris Mandek

Gambar
  Sabtu, 27 Jul 2024 07:00 WIB Jogja - Kasus guru ngaji berinisial S di Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, diduga melecehkan 10 muridnya yang masih anak-anak akhirnya diproses setelah sempat nyaris mandek. Berikut fakta-faktanya. 1. Korban Melapor dan Divisum Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Ahmad Mirza mengungkapkan ada empat keluarga korban yang melaporkan kasus tersebut ke Polres Gunungkidul pada Kamis (25/7) sore. "Iya Mas (ada pelaporan terkait kasus tersebut). Ada 4 orang keluarga yang melapor," kata Mirza saat ditemui di Mapolres Gunungkidul di Wonosari, Kamis (25/7) Kemarin, Mirza membenarkan bahwa empat korban sudah divisum. Keempat korban menjalani visum et repertum di RSUD Wonosari pada Jumat (26/7). "Iya tadi sudah divisum. Nggak sampai seminggu lah (hasil visum keluar). Hasil visum keluar nanti kita gelar, naikkan penyidikan," kata Mirza saat dihubungi detikJogja, Jumat (26/7/2024). 2. KPAI Temui Kapolres Gunungkidul Anggota Komisi Perlindu...

Mengapa Tidak Boleh Pakai Baju Hijau di Pantai Selatan? Ini Penjelasannya

Gambar
  Jogja - Masyarakat Jawa begitu kental dengan sejumlah larangan atau mitos yang dikaitkan dengan dunia mistis.  Satu di antaranya adalah larangan memakai baju hijau di Pantai Selatan. Mengapa demikian? Berikut ini penjelasannya. Sampai saat ini, sebagian masyarakat Jawa masih meyakini dan dengan teguh memegang erat larangan memakai baju hijau di Pantai Selatan.  Oleh karenanya, ketika detikers mengunjungi wilayah wisata ini, sedikit atau bahkan tidak ada orang yang mengenakan pakaian hijau. Sebagaimana mitos-mitos lainnya, larangan memakai baju hijau tentu memiliki alasan tersendiri. Ingin tahu seluk-beluk mengenai larangan tersebut?  Di bawah ini detikJogja jabarkan pembahasankomprehensifnya, mencakup alasan dan sosok yang mendasari larangan ini. Dikutip dari Jurnal Pendidikan Tambusai berjudul 'Penerapan Rational Emotive Therapy dalam Budaya Masyarakat Jawa Mengenai Larangan Memakai Baju Hijau di Pantai Selatan' oleh Amelia Putri dkk, orang yang mengenakan pakaian...

Wanita Terciduk Selundupkan Pil Koplo untuk Pacar ke Lapas Wonosari

Gambar
  Jumat, 26 Jul 2024 15:08 WIB Gunungkidul - Seorang wanita berinisial FM (18) terciduk berusaha menyelundupkan puluhan butir pil koplo jenis Yarindo ke Lapas Wonosari, Gunungkidul.  Dia berkunjung ke lapas tersebut bersama temannya, RZ (20). Keduanya kini tengah menjalani pemeriksaan. Saat itu keduanya sedang mengunjungi pacar FM yang, ES (19) yang sedang terjerat kasus penganiayaan, Berita Terupdate. Humas Lapas Wonosari, Afri Sangsoko Ady Putra mengatakan upaya penyelundupan itu terjadi pada Kamis (25/7).  Saat itu petugas sudah mencurigai gelagat FM yang mencurigakan. "Curiga karena si cewek ini kayak kelihatan gugup, " terang Afri saat dihubungi detikJogja, Jumat (26/7/2024). Meski demikian, FM dan RZ akhirnya tetap diperkenankan untuk mengunjungi ES.  Petugas mengawasi mereka dengan cukup ketat. Beberapa saat setelah bertemu dengan pacarnya, FM meminta izin untuk pergi ke toilet untuk buang air kecil. Saat itu FM pergi ke toilet petugas di samping gedung lapas ...