Banjir bandang sumatra barat

         Basarnas Hentikan Pencarian 10 korban Banjir Bandang Sumbar yang masih hilang


Juni 23,2024

Foto: Ilustrasi. Petugas mengerahkan anjing pelacak untuk mencari korban banjir bandang di Sumbar.

Padang- Operasi pencarian korban bencana banjir bandang dan banjir lahar dingin Gunung Marapi Sumatera Barat secara resmi dihentikan Basarnas. Tercatat masih ada 10 orang korban lagi yang belum ditemukan sampai hari ini.

Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengatakan, keputusan menghentikan pencarian korban tersebut sesuai dengan berakhirnya masa tanggap darurat bencana banjir bandang dan banjir lahar dingin tersebut. Selain itu, pihak keluarga korban yang anggota keluarganya belum ditemukan juga telah mengikhlaskan,Berita Terupdate.

"Operasi SAR ditutup hari ini. Sudah tidak efektif, karena tidak ditemukan (lagi) tanda-tanda keberadaan korban," jelas Abdul Malik kepada wartawan, Sabtu (22/6/2024).

Hingga kini, masih ada 10 orang korban bencana di Kabupaten Tanah Datar yang belum ditemukan. Meski pencarian sudah diperpanjang dan diperluas hingga ke Kabupaten Sijunjung dan perbatasan dengan Kuantan Singingi, Riau, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,Berita Terbaru.

Banjir bandang dan banjir lahar dingin yang berasal dari Gunung Marapi, menyebabkan 63 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka. Selain itu, ratusan hektar lahan dan puluhan infrastruktur di tiga daerah yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang rusak.Klik disini berita terbaru.
















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengakuan Wanita yang Sering Diintip Tetangga Kos Saat Mandi.

Modus Sopir Travel Perkosa Bunus Gadis di Lutim:Pura-Pura Buang Air Kecil

Mengapa Tidak Boleh Pakai Baju Hijau di Pantai Selatan? Ini Penjelasannya