banjir bandang sumatra barat
10 Korban Belum Ditemukan, Pemkab Tanah Datar Perpanjang Masa Tanggap Darurat
Juni 22,2024
Tanah Datar - Masa tanggap darurat bencana banjir bandang dan banjir lahar dingin di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, diperpanjang 14 hari. Kebijakan itu diambil karena masih ada 10 orang dinyatakan masih hilang.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra menyebut, masa tanggap darurat tahap pertama berakhir Sabtu (22/6/2024) ini. Namun, melihat situasi dan kondisi lapangan diperpanjang hingga,30 juli 2024 mendatang.
"Perpanjangan masa tanggap darurat berlaku mulai 30 Juni hingga 2 Juni 2024 mendatang
Pada dua minggu pertama, banyak hal yang sudah dilakukan, termasuk mencari dan evakuasi korban. Dan selama masa tanggap darurat tambahan, juga akan difokuskan pada pencarian korban, elain membenahi infrastruktur dan rumah-rumah yang terdampak .
Kabupaten Tanah Datar merupakan daerah terdampak parah banjir bandang dan banjir lahar dingin Gunung Marapi yang terjadi pada Sabtu 22 Juni lalu.
Total korban meninggal dunia di Tanah Datar yang sudah ditemukan dan dievakuasi berjumlah 32 orang. Secara keseluruhan, di Sumatera Barat terdapat 62 korban tewas dan puluhan lainnya mengalami luka.
Pencarian sendiri diperluas hingga ke Kabupaten Sijunjung yang lokasinya berbatasan dengan Kuantan Singingi Riau. Jarak antara Tanah Datar hingga Sijunjung dan Kuantan Singingi lebih dari 100 kilometer.
Perluasan area pencarian tersebut dilakukan menyusul ditemukannya empat jasad di daerah itu beberapa hari lalu Klik Informasi Berikutnya.

Komentar
Posting Komentar